Mar 28, 2011

Angin sepoi bahasa

Oh wahai angin,
terbangkan aku merentasi cakerawalamu,
jemput aku dengan pelangi yang menunggu hujan reda,
berikan aku sekeping kertas,
kertas yang punya banyak pengalaman,
biar aku tahu semuanya,
tidak aku tersungkur jatuh ke tanah licak,
tidak aku terdampar dibawah kegetiran,
tidak aku berasa asing dengan perjalanan hidupku,
dan kesyukuranku akan menghangatkan sisa hidupku,

angin, gambarkan aku keselesaan mengcengkam langit,
biar aku tidak berselisih dengan sang durjana,
peneraju duka,
peneraju sosial,
peneraju kapitalis angkatan pembunuh jiwa,
kebinggungan aku mungkin tergambar dengan
suara jemputan kamu, wahai angin ....
hidupkan kota idamanku,
lahirkan aku pesta harapan yang pasti..

No comments: